“PENDIDIKAN;PERISAI ANAK BANGSA”

Posted on Updated on


images (1)

Pro dan kontra terhadap implemantasi kurikulum 2013 menjadi sebuah keprihatinan masyarakat terhadap nasib bangsa ini kedepan. Kurikulum yang merupakan sebuah perangkat konsep serta kerangka acuan yang digunakan untuk menggerakkan pola dan tata kelola pendidikan guna untuk  mencerdaskan kehidupan bangsa harus benar –benar digodok dan ,mampu menambal ketidak selsesaian pendidikan pada kurikulum sebelumnya.

Melihat kurikulum-kurikulum sebelumnya yaitu KBK dan KTSP  yang secara umum mengarahkan pada keaktifan anak didik dalam proses belajar mengajar. Menjadi pertanyaan kenapa harus keaktifan peserta didik  yang diutamakan?. karena diharapkan anak didik mampu menggali semangat belajar  secara mandiri dan mampu menghasilkan suatu karya ataupun penemuan-penemuan yang dapat memajukan bangsa ini, baik dari segi sains, teknologi, sosial,budaya dan ekonomi. memiliki kreatifitas yang tinggi dengan perpaduan kemandirianlah yang menjadi semngat awal untuk rancangan kurikulum sebelumnya.

Dalam implementasi kurikulum terjadi beberapa kendala utamanya dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, dimana tanggung jawab pendidik melemah. Guru kadang sering menjalankan tugas mereka dengan asal-asalan dalam mengontrol dan memantau perkembangan anak didik. Padahal kendali perkembangan anak didalam sekolah tersentral pada seorang guru. Guru menjadi tauladan bagi setiap murid-muridnya, segala perkataan dan perbuatan guru menjadi contoh bagi anak didik. Ada sebuah pepatah mengatakan “Guru kencing berdiri murid kencing berlari”, hal tersebut menjadi sebuah himbauan bagi kita bahwa posisi guru akan menentukan moral dan etika anak bangsa dimasa yang akan datang ketika mereka menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini.

Tahun 2013 ini Kemendikbud meluncurkan kurikulum tahun 2013; Tematik Integratif. Pada kurikulum terbaru ini ada sebuah penekanan pada materi pembelajaran, dimana terdapat pusat yang akan menjadi korelasi dengan mata pelajaran yang ada. Nilai moral dan etikalah yang menjadi titik inti dari integrasi dengan berbagai mata pelajaran. Kita ketahui kemunduran moral dan etika terjadi di berbagai negara beberapa tahun belakangan ini dan itu berpengaruh pada keadaan sosial di negeri ini. Dengan kurikulum tematik integratif ini harapannya, moral dan etika mampu menghegemoni anak didik bangsa utamanya dalam hal pendidikan. Dan mampu pula menjadi perisai yang akan melindungi anak bangsa dari ribuan panah degradasi moral.

jangan lupa komentar ya................

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s